Selasa, 15 Januari 2013

Wisata Pantai


PANTAI SOMANDENG

Pantai Somandeng terletak diantara dua pantai yang sudah cukup terkanl di deretan pantai dikawasan Kabupaten Gunung Kidul. Yakni berada di sebelah timur Pantai Sundak dan di sebelah barat Pantai Indrayanti namun secara administratif berada di desa Tepus, Kelurahan Tepus, Kecamatan Tepus Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Pantai ini menjadi kawasan wisata yang enak dipandang dan dapat anda nikmati  dengan segala kelebihannya tak lepas dari peran para muda di wilayah ini, khususnya para Remaja dan Karang Taruna di desa Tepus. Keberadaan pantai yang dulunya boleh dibilang kotor dan belum adanya fasilitas  karena tidak ada pengelolaan maka atas seijin pemerintah desa setempat Karang taruna desa Tepus beserta Remaja Dusun Ngasem yang tergabung dalam BRANTAS (barisan Remaja Lintas Selatan). Mereka berupaya melestarikan dan menjaga kelestarian Pantai Somandeng dengan cara bersama sama bekerja bakti membersihkan sampah serta merapikan kawasan pantai somandeng pada setiap minggunya. Kemudian mereka mendirikan Taman parkir yang rapi serta mempermudah serta memberi kenyamanan keada pengunjung dalam menikmati keindahan pantai Somandeng tersebut. Satu hal yang sangat positif yang dapat dilakukan warga tersebut yakni menjaga kelestarian alam dan keasrian Pantai Somandeng sekaligus meminimalisasi Pengganguran dan kenakalan remaja yang belakangan ini marak terjadi. Pantai Somandeng pinggiran pantainya banyak terdapat batu karangnya yang ditumbuhi rumput laut namun tidak terlalu banyak. Keberadaan rumput laut ini pun sering dimanfaatkan oleh warga sekitar. Selain rumput lsut ada beberapa jenis binatang laut yang dapat disaksikan disela sela karang tersebut  diantaranya kepiting, bulu babi dan lain lain. Para pengunjung mesti hati hati karena karang karang yang ada agak runcing jika tidak hati hati dapat melukai anda nantinya. Ada sesuau yang aneh ditempat ini adalah beberapa pipa yang ditanam dan menjorok kelaut, entah apa fungsi dari keberadaan pipa tersebut. Bagi anda yang tidak ingin berpanas panas dapat menyewa paying tenda dengan sewa perjamnya kurang lebih Rp. 20.000,- atau mungkin ingin menikmati pantai dengan duduk duduk di Gazebo yang sudah tersedia dengan tariff sewa kurang lebih mencapai Rp. 35.000,- per jamnya. Namun secara keseluruhan pantai ini sungguh eksotis dan sangat indah karena masih asri dan belum banyak pengunjung.

Wisata Pantai


PANTAI WATULAWANG

Pantai Watu lawang memang baru dibuka sebagai tempat wisata di kawasan Gunungkidul namun keberadaannya sebenarnya sudah sangat menakjubkan hanya saja prasarana untuk mencapai pantai ini dulunya orang agak kesulitan bahkan kondisi saat ini jalan masuk ke pantai ini masih berupa jalan dari batu yang belum beraspal. Keberadaan Pantai laut Selatan yang berpasir putih dengan aneka formasi gundukan batu karang. Watu lawang merupakan dua suku kata bahasa jawa, Watu berati batu sedangan lawang adalah pintu. Mungkin keberadaan batu karang inilah yang dimaksud dengan pintu atau pantai yang mempunyai pintu batu. Formasi batu karang dikanan kiri pantai dapat berbentuk semacam pintu gerbang sebelum ke area pantai. Pantai ini berada di desa Pantai ini terletak di sebelah timur pantai Indrayanti yang sudah cukup lama terkenal dengan segala kelengkapannya. Oleh penduduk sekitar Pantai ini sering dimanfaatkan untuk menambah penghasilan yakni dengan mengumpulkan kulit kerang yang kemudian disetor kepada para pengepul. Kulit kulit kerang ini kemudian oleh pengepul akan dirangkai untuk menjadi souvenir yang banyak dijual di beberapa pantai yang ada di Gunung Kidul seperti pantai Baron, Pantai Kukup dan Pantai Krakal.
Bukan itu saja di pantai ini juga terdapat banyak rumput laut yang sering di ambil juga oleh penduduk sekitar. Untuk setiap satu  kilogramnya mereka hanya menerima upah sebesar Rp. 1.000,- saja, sungguh harga yang sangat murah. Namun apa boleh buat mereka hanya bisa mengumpulkan saja selebihya mereka tidak tahu apa yang akan diproses selanjutnya terhadap rumput laut tersebut.
Pantai ini masih sangat sepi pengunjung karena memang belum banyak publikasi mengenai pantai ini, sehingga tempat ini sangat cocok untuk anda yang ingin menenangkan diri. Pada dasarnya keberadaan pantai ini tertutup oleh tebing karang sehingga agak tersebunyi. Bagi anda yang benar benar ingin menikmati suasana pantai dan ingin menikmati pantai yan masih asri dengan pesona pemandangan yag menakjubkan

Wisata Pantai


PANTAI JUNGWOK

Pantai Jungwok yang belum tergarap oelh pemerintah kabupaten gunungkidul ini memberikan nuansa yang benar benar alami, masih bersih dikarenakan memang belum banyak terjamah oleh orang orang. Nuansa keindahan yang mempesona dan mengesankan siap saja yang melihatnya. Pantaiyang terletak di kawasan wediombo . tepatnya disebelah timur pantai wediombo.
Akses menuju ke pantai inipun agak sedikit sulit karena harus melewati jalan setapak di kebun atau ladang  serta sawah penduduk yang naik turun  yang ada dikawasan tersebut. Dan sama sekali belum ada petunjuk arah yang menunjuk ke lokasi pantai tersebut. Jadi jika anda ragu ragu sebaiknya Tanya kepada penduduk yang dijumpai agar tidak tersesat.  Dari Pantai Wediombo jika di telusuri dengan berjalan kaki bisa memakan waktu yang lumayan yakni sekitar 30 hingga 45 menit.  Perjalanan yang cukup menyita tenaga tersebut tidak akan terasa berat karena sepanjang perjalanan anda akan disuguhi pemandangan yang sangat menawan dari perbukitan yang menjadi ciri kas daerah kabupaten Gunung kidul tersebut. Namun tidak hanya diperjalan saja anda akan berdecak kagum akan keindahan pemandangan yang dilewati, terlebih jika anda sudah mencapai bibir pantai Jungwok ini. Pemandangan yang khas pantai di gunung kidul dengan pasir putihnya yang masih sangat bersih serta perairan yang dangkal. Serta pantai yang masih sepi pengunjung juga akan memuaskan anda untuk sepenuhnya menikmati keindahan pantai Jungwok tersebut. Yang paling memukau adalah keberadaan batu yang ada ditengah laut yang dinamakan watu topi. Tempat ini sering digunakan sebagai sebagai tempat memancing para pengunjung maupun masyarakat setempat.  Biota laut yang banyak terdapat ditempat ini adalah bintang laut, ikan hias dan berbagai macam algae. Sepanjang pantai ini banyak ditumbuhi oleh tumbuhan pandan, berbagai burung masih banyak berada ditempat ini. Selama menikmati flora dan fauna rasanya tak akan  pernah merasakan bosan bahkan merasakan betah untuk berlama lama. Sebaiknya bagi anda yang akan mengunjungi pantai ini ada baiknya membawa  bekal yang cukup di karenakan ditempat ini masih belum ada warung warung yang mendukung keberadaan pantai ini.

Wisata Pantai


PANTAI SARANGAN

Pantai yang berada di Gugusan pantai selatan pulau jawa tepatnya berada di desa Ngestirejo, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul bersebelahan dengan Pantai Krakal.  Selama ini Pantai Krakal merupakan tujuan akhir paket rangkaian kunjungan ke pantai selatan Wonosari tersebut, yakni setelah pantai baron, pantai kukup baru kemudian Pantai krakal. Namun saat ini mungkin jadwal anda akan berubah untuk menyaksikan satu pantai dengan pesona yang tidak kalah dengan pantai lainnya. Pantai yang bersanding mesra dengan pantai krakal ini menawarkan satu bentuk pantai bagai teluk kecil yang melengkung dengan garis pantai yang relative pendek kurang lebih hanya sekitar 200 meter saja. Namun keindahan kanan kiri pantai yang berupa tebing sekaligus pembatas dengan pantai krakal sangatlah menakjubkan serta hamparan pasir putihnya dan gelombang yang tidak begitu besar dibanding Pantai Krakal ataupun Pantai Baron. Akan lebih istimewa jika kita menaiki bukit batu karang tersebut, Sejauh mata memandang akan terlihat keindahan  dan luasnya pantai krakal serta deretan pantai yang memanjang ke timur sampai pantai sadranan bahkan pantai sundak.
Untuk menuju tempat ini pun sangat mudah tinggal mengikuti arah ke pantai krakal maka anda akan menjumpai petunjuk yang mengarah ke pantai ini, sangat sayang jika dilewatkan keindahan pantai sarangan ini jika telah sampai di pantai krakal. Bahkan belum lama ini Pembangunan jembatan untuk menghubungkan pantai Krakal dengan Pantai Sarangan telah selesai dengan menggunakan dana PNPM-MP (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan tahun 2012 dan juga swadaya murni masyarakat Ngestirejo sendiri. Dengan pembangunan jembatan ini kiranya dapat mempermudah para wisatawan menikmati kawasan pantai baik pantai Sarangan maupun pantai Krakal.
Pantai ini memang tergolong baru dalam pengelolaan dibanding dengan banyak pantai yang ada di gunung kidul ini, namun keindahannya tidak akan kalah dari pantai pantai yang lain. Lengkapi koleksi kunjungan anda untuk melihat keindahan yang mempesona dari Gunung Kidul ini.

Wisata Pantai


PANTAI SERUNI

Selain Pantai Baron dan Sundak, Gunungkidul di DI Yogyakarta masih punya pantai lain yang cantik, yaitu Pantai Seruni. Nama pantai yang dalam bahasa Yunani berarti emas ini memang memikat seperti emas. Pantai Seruni adalah pantai tersembunyi di sebelah tenggara Kota Yogyakarta. Dengan pemandangan pantai landai berpasir putih, inilah surga di Yogyakarta. Pantai Seruni berada di Kecamatan Tepus, Gunungkidul, kira-kira hanya 1 km di timur pantai Indrayanti dan Pok Tunggal, dan dapat tempuh sekitar 2 jam perjalanan. Nama Seruni berasal dari nama bunga Seruni atau Chrysanthemum (latin)/ Chrysous (Yunani) yang berarti emas. Sama seperti halnya menggali emas, perjalanan menuju "pantai emas" ini juga tidak mudah. Untuk menuju ke sana hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki atau perahu. Sebenarnya ada 2 akses menuju pantai emas ini, yaitu melalui bibir pantai atau lewat bukit. Namun, saat itu kami datang terlalu sore, sehingga air laut sudah mulai pasang, dan akan berbahaya kalau nekat menyusuri bibir pantai. Perjalanan melewati 4 bukit dan ladang memakan waktu sekitar 2 jam dalam kondisi gelap. Sesampainya di sana, kami mendirikan 2 tenda dan bermalam sambil menunggu sunrise keesokan hari. Kelelahan perjalanan semalam akhirnya terbayar dengan pemandangan pantai landai berpasir putih dan lembut. Di sebelah barat terlihat aktivitas nelayan sekitar yang menjemur rumput laut dan memperbaiki jaring ikan. Di atas tebing sebelah timur terdapat sumber air tawar yang mengalir tak habis-habisnya. Sebagian mengalir ke bawah menjadi air terjun kecil. Sumber air ini oleh warga setempat sudah dibuatkan bak penampungan dilengkapi dengan pipa pancuran, sehingga traveler tidak kesulitan untuk berbilas dan mencuci peralatan. Kebersihan pantai juga masih terjaga, walaupun ada sampah-sampah plastik yang terselip di semak-semak dan di sekitar sumber air.
Di perjalanan pulang, kami memilih menyusuri bibir pantai karena air laut belum pasang. Tapi berhati-hatilah karena Anda harus menunggu ombak surut saat melewati bibir kaki tebing. Selain karang yang licin, teman-teman yang bawa gadget juga tidak rela kalau tas mereka basah saat ombak datang. Indahnya biota laut, pemandangan tebing karang yang alami dan 2 jam susur pantai membuat kami lebih fresh buat memulai hari Senin.

Wisata Pantai


PANTAI GREWENG, PANTAI SEDAHAN & PANTAI DADAPAN... 3 PANTAI PERAWAN DI GUNUNGKIDUL


Belum habis ternyata, pantai-pantai indah di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Di Wonosari ada 3 pantai tersembunyi, yaitu Greweng, Sedahan, dan Dadapan. 3 tempat ini bagai surga yang perawan di Gunungkidul. Tujuan perjalanan kali ini yaitu Pantai Greweng, Pantai Sedahan, dan Pantai Dadapan. 3 Lokasi pantai ini bertetanggaan dengan bukit yang lumayan tinggi. Selain itu, bukit tersebut juga menjadi batasnya. 3 Pantai ini, tempatnya sangat tenang, jauh dari keramaian, masih ada hewan liar yang berjalan-jalan. Menurut cerita, tempat ini pernah menjadi lokasi syuting acara petualangan di salah satu televisi nasional. Untuk mencapai 3 pantai tersebut, kita harus punya semangat ekstra karena jalanannya hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Sejauh kurang lebih 3 km dari parkiran Pantai Wediombo wisatawan akan melewati daerah pertanian penduduk dan bukit-bukit batu. Kemungkinan keluar atau tersasar dari jalur perjalanan pun sangat mungkin terjadi karena tidak ada papan penunjuk arah, serta kontur bukit satu dan yang lainnya mirip. Salah satu jurus agar tidak tersasar adalah bertanya ke penduduk lokal yang ramah.
Tiba di destinasi pertama, yaitu Pantai Greweng kita akan disuguhi hamparan pasir putih yang lumayan luas, seluas lapangan sepak bola dengan bukit yang membatasi di kedua sisi. Mungkin Anda tidak akan menjumpai orang lain selain diri Anda sendiri dan partner petualangan ketika sampai di Greweng. Di sekitar Greweng ada beberapa gua dan lokasi pertapaan. Dari Cerita penduduk setempat, jika ada yang bertapa dan menenangkan diri di sana niscaya permohonannya akan cepat terkabul. Namun, pastinya banyak godaan dan gangguan akan menghampiri orang yang bertapa.
Jika Anda suka kemping di tempat yang tenang dan jauh dari keramaian, Pantai Greweng adalah lokasi yang pas. Di sana ada sungai kecil dan sumber mata air tawar yang jaraknya lumayan jauh dari pantai. Setiap hari ada penduduk yang melewati pantai untuk berangkat atau pulang memancing dari pemancingan di atas karang. Jadi bagi yang ingin kemping di sana jangan mengkhawatirkan stok makanan. Setelah puas menikmati Pantai Greweng, di timurnya ada Pantai Sedahan yang tak kalah cantik karena masih alami. Hanya beberapa penduduk lokal yang memanfaatkan pantai untuk membudidayakan rumput laut. Sedangkan, untuk menuju Pantai Sedahan tenaga ekstra kembali dibutuhkan untuk menaiki bukit karang setinggi 40 meter. Para petualang diharapkan juga berhati-hati karena daerahnya berbatu dan terjal. Dari atas bukit, Pantai Sedahan akan terlihat kecil. Jika ingin keluar sejenak dari jalur, kita akan mendapatkan pemandangan yang menakjubkan juga dari tebing Sinden dan Pulau Glatik. Sedahan punya pantai pasir putih yang bersih dan teduh. Di balik bukit adalah tempat yang nyaman untuk beristirahat sambil menikmati ombak yang menabrak karang hingga menyembur tinggi. Bila Anda sudah puas di Sedahan, naik ke sebuah bukit lagi di sebelah timur. Kita akan mendapati satu pantai lagi, yakni Pantai Dadapan. Pantai Dadapan lebih kecil dari pantai-pantai sebelumnya. Di pasirnya, banyak kayu-kayu lapuk dan dedaunan yang mendarat dari laut. Dadapan masih begitu alami karena saat sore hari banyak kelomang (Pong-pongan) yang berjalan-jalan mencari makannya, buah palem laut.