Tampilkan postingan dengan label Wisata Pantai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Pantai. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Februari 2013

Wisata Pantai di Kab. Kulon Progo


1. PANTAI TRISIK

Pantai terisik merupakan deretan pantai selatan yang banyak menyuguhkan keindahan. Tak terkecuali pantai ini yang berada di sisi paling timur pantai yang masuk wlayah admnistrasi Kabupaten Kulon Progo atau disebelah barat pantai Pandansimo dan Pantai Kuwaru. Jarak yang harus ditempuh dari kota Yogyakarta kurang lebih 37 kilometer tepatnya berada di Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon progo dengan koordinat 7 58’ 41,02” LS dan 110,12’ 11,64” BT. Akses ke pantai inipun sangat mudah karena pantai ini tidak jauh dari jalan raya yang menghubungkan antara kabupaten Bantul dan kabupaten Kulon progo. Jalur yang paling mudah adalah melewati kota Bantul keselatan hingga perempatan palbapang belok kekanan kearah barat hingga melewati jembatan sepanjang 600 m yang membentang diatas sungai progo. Kemudian belok ke kiri menuju arah Brosot. Dari jalan utama tersebut nanti tinggal belok kiri lagi maka anda akan menjumpai pantai Trisik.  Jalan jalan yang kita lalui sudah sangat memadai dengan jalan aspal yang halus dan landai. Bahkan kanan kiri jalan banyak pepohonan yang memberikan hawa yang sejuk sehingga perjalanan lebih menyenangkan. Sesampainya dipantai banyak kita temui warung warung berderet menyediakan berbagai macam dagangan dari sekedar minuman hingga makanan berat. Pantai  ini termasuk juga pantai nelayan yang setiap harinya ada aktivitas jual beli ikan hasil tangkapan mereka. Dengan jejeran perahu perahu sehabis melaut serta aktivitas warga yang menggantungkan kehidupannya atas hasil laut tersebut yakni tempat pelelangan ikan.
Suasana alami yang sangat kental terasa jika kita lihat ekosistem yang terjaga yakni kita dapat saksikan beragam burung burung yang bermigran di atas langit pantai ini. Bahkan tempat ini merupakan tempat persinggahan burung burung tersebut antara lain, trinil rawa, kedidi leher merah, cerek kalung kecil, layang-layang asia  dan masih banyak lagi serta burung burung non migran yakni kuntul kerbau, wallet sapi dan udang biru. Suasana alam seperti ini sungguh sangat mempesona di mana keindahan langit pantai sudah indah terlukis dengan kehadiran burung burung tersebut. Bahkan tempat ini juga menjadi tempat konservasi penyu. Kehidupan masyarakat setempat juga tidak hanya mengandalkan sektor laut saja namun mereka berupaya untuk menambah penghasilan dengan memanfaatkan tanaman enceng gondok. Disisi lain pantai ini tepatnya kearah barat menuju arah pantai Glagah  dan Pantai congot dapat kita jumpai warga yang menjemur enceng gondok untuk disetor kepada pengrajin di kota. Walaupun tidak dalam sekala yang besar namun dari warga desa sekitar pantai trisik ini menjadi peran sebagai terwujudnya mata rantai ekonomi.


2. PANTAI GLAGAH

Pantai Glagah merupakan salah satu pantai di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang tepatnya terletak di desa Glagah, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta. Jaraj dari Kota Yogyakarta kurang lebih 40 km ke arah barat, atau 15 km dari ibu kota kabupaten Kulon progo, Kota Wates. Akses jalan sudah sangat memadai, jalan beraspal, angkutan umum juga banyak melintasi kawasan ini. Kalaupun menggunakan kendaraan pribadi mobil/motor ada dua jalur yang bisa dilewati dari arah Yogyakarta. Yang pertama melalui jalur utama Jogjakarta – purworejo seperti jalur bus umum yang kedua melalui Jalur selatan yakni melalui kabupaten Bantul. Jalur ini lebih menyajikan pemandangan persawahan dan suasana jalan yang tidak terlalu padat oleh kendaraan-kendaraan besar. Memasuki area disebelah kiri loket masuk terdapat semacam gardu pandang yang dapat melihat pemandangan sekeliling pantai, menurut rencana ditempat ini akan dibangun sebuah dermaga/pelabuhan. Bergerak maju lagi sampailah kita ke Hamparan pantai yang landai dan lapang karena pantai disini merupakan pantai yang tidak berkarang sehingga sejauh memandang hamparan air laut yang seolah bertemu dengan birunya langit. Sebelum sampai kegaris pantai kita akan menkmati sebuah laguna yang tercipta karena gelombang air pasang laut yang besar yang masuk ke cekungan pasir pantai sehingga terbentuk seperti danau. Ditempat ini kita bisa menaiki perahu untuk mengelilingi laguna kurang lebih sekitar 30 menit tersebut dengan biaya Rp. 3.000,- dan apabila anda mampu menggunakan kano disini dapat menyewa sebuah kano dengan tarif Rp. 20.000,- /jam. Dari laguna ini kearah barat lagi kita akan menjumpai satu tempat dimana banyak yang memanfaatkan area ini sebagai tempat memancing. Pada waktu tertentu di area pantai juga diadakan panggung hiburan biasanya pada tahun baru atau kondisi tertentu untuk menarik pengunjung. Kegiatan ini dilaksanakan dipanggung terbuka yang memang di persiapkan untuk even-event tersebut. Diarea laun disepanjang Pantai juga ada satu lahan dimana lahan tersebut di buat sebagai sirkuit Motocross. Sudah sering sirkuit ini dipakai untuk ajang motocross kejuaraan tingkat nasional bahkan international. Memang event ini tidak setiap saat ada, tapi paling tidak sirkuit ini bisa dipakai sebagai ajang pelatihan bagi croser-croser local. Belum puas dengan area wisata yang ada ? Masih ada lagi satu tempat dimana kita bisa menikmati hasil agrowisata ditempat ini yakni perkebunan Buah naga. Buah naga yang dikenal mempunyai berbagai macam manfaat bagi kesehatan dapat dinikmati di area perkebunan ini dalam bentuk jus ataupun dimakan begitu saja. Buah nga ini saat ini juga merupakan andalan para petani selain masih ada semangka , melon, dll. Dan akan lebih terintegrasi lagi jika kabar di wilayah kabupaten Kulon Progo ini akan dibangun sebuah Bandar Udara International yang akan menggantikan fungsi Bandara International Adisucipto Yogyakarta jadi dilaksanakan. Bukan tidak mungkin area ini akan sangat ramai karena Pelabuhan Juga akan dibangun dan juga Bandara International. Nikmati keindahan Pantai Glagah yang dipadu dengan area wisata, olahraga dan perkebunan ini. 

3. PANTAI CONGOT

Terletak disisi barat kota Yogyakarta kuang lebih 40 km, yakni tepatnya berada di desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo. Ini merupakan pantai paling ujung barat propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Akses jalan ke tempat ini sangat mudah hanya 2 kilometer dari jalan utama Jl. Raya Wates, yakni dari arah Yogyakarta sebelum perbatasan dengan Purworejo, Jawa Tengah ada pertigaan belok kiri atau arah selatan. Dan juga jika anda tidak menggunakan kendaraan sendiri sudah banyak angkutan umum yang melayani rute tersebut. Atau bahkan anda habis menikmati keindahan Pantai Glagah  anda tinggal mengikuti jalan dipinggir pantai yang menghubungkan kedua pantai ini. Infrastruktur jalan semuanya sudah beraspal sehingga nyaman dalam berkendara menyusuri pinggiran pantai. Pantai dengan karakteristik nelayan ini tidak heran kalau banyak kita lihat perahu-perahu nelayan yang sedang berlabuh. Setelah semalaman mencari ikan dilepas pantai. Pantai Congot ini juga merupakan muara sungai Bogowonto, pertemuan air sungai dan air laut inilah yang merupakan tempat ikan yang melimpah dan jenis yang banyak pula. Bagi yang senang dengan hobi memancing lokasi ini sangat menyenangkan di samping bisa mendapatkan hasil yang lumayan juga melihat pemandangan pantai nan menawan. Bahkan dengan jala kecil (jaring) anda dapat mendapatkan ikan di pingiran pantai.  Bagi anda yang tidak senang atau kurang berminat dengan memancing anda masih bisa mendapatkan ikan segar dengan dengan membeli dari para nelayan yang akan menyetorkan atau menjual hasil tangkapannya ke tempat pelelangan ikan wilayah setempat yang tidak jauh dari lokasi ini untuk dibawa pulang. Jika hanya ingin menikmati masakan seafood, disekitar pantai ini juga terdapat beberapa warung yang menyajikan masakan seafood. Selain hasil dari tangkapan laut nelayan disini juga membudiyakan ikan dan udang di tambak untuk menambah penghasilan mereka, bahkan disini juga dikembangkan tanaman pandan. Daun tanaman ini untuk digunakan untuk membuat kerajinan dengan terlebih dahulu dijadikan serat. Produk hasil kerajinan ini diharapkan nantinya dapat menembus pasaran luar negeri atau ekspor. Jika anda berkunjung ke tempat ini sore hari keindahan pantai dengan sunsetnya akan sangat mempesona. Dan jika anda menikmati pantai ini pagi hari anda akan menjumpai aktifitas nelayan yang dari membersihkan perahu sampai dengan akifitas mencari ikan di pinggir pantai dengan jala.


4. PANTAI BUGEL

Pantai Bugel memang belum banyak orang mendengar, karena memang pantai ini belum digarap secara maksimal oleh pemerintah setempat sebagai obyek wisata yang bisa menjadi alternatif wisata alam di kabupaten Kulon Progo khususnya wisata pantai. Pantai bugel merupakan deretan pantai diselatan pulau jawa yang terkenal dengan terjangan ombaknya yang dahsyat.  Walau demikian pantai ini juga menjadi tempat para nelayan untuk mencari nafkah, bahkan ada semacam pelelangan ikannya namun  gak terlalu ramai dan ada tidaknya pelelangan tergantung dari penghasilan nelayan itu sendiri. Tapi mungkin lebih tepatnya hanya semacam pengepul ikan saja karena tidak seperti tempat pelelangan pada umumnya.
Lokasi pantai bugel berada diantara Pantai Trisik dan Pantai Glagah tepatnya di kecamatan Panjatan, 
Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk masuk ke pantai ini anda dapat melalui jalur selatan yakni lewat kota Bantul , sama halnya ke pantai trisik anda dari Bantul dapat mengambil jalan arah ke srandakan yakni dari perempatan palbapang menuju kerah barat dan sampai melewati jembatan sungai progo belok kiri memasuki daerah brosot masih kebarat nanti akan ada petunjuk menuju arah ke pantai bugel. Namun anda harus hati hati karena jalan masuk kepantai belum beraspal masih berupa jalan bebatuan, tapi pemandangan dikanan kiri jalan sangatlah menyenangkan yakni berupa lahan pertanian cabe merah besar, sehingga bisa melihat para petani mengurus tanaman cabai tersebut.
Karena belum tergarap oleh pemerintah setempat untuk memasuki pantai ini tidak ada tiket masuknya atau TPR, tempat pemungutan retribusi , namun tempat parkir dan tukang parkirnya sudah ada jadi kita bisa nyaman meninggalkan kendaraan untuk bermain di pantai. Untuk parkir kendaraan roda sebesar rp. 2.500,- sedangkan toilet untuk mandi dan buang air dikenai tarif Rp. 2.000,- dan Rp. 1.000,- untuk cuci kaki.  Selain fasiltas tersebut anda juga dapat menjumpai warung warung makan yang menyediakan beberapa hidangan.
Sebenarnya yang paling terkenal dari pantai ini adalah pasir besinya, dan pernah akan dijadikan sebagai tambang pasir besi namun oleh masyarakat sekitar tidak diperkenankan. Disekitar pantai ini kita juga dapat menjumpai semacam pohon cemara udang yang mirip dengan yang ada di pantai kuwaru. Untuk pencari ketenangan dan keindahan pantai yang masih asri ini merupakan tempat yang menyenangkan Cuma memang karena belum ada perawatan jadi kesan kotor dipanta ini sangat terlihat. Kotoran tersebut merupakan kotoran dari laut itu sendiri hanyut sampai ke bibir pantai bukan karena pengunjungnya.

Wisata Pantai di Kab. Bantul

1. PANTAI PARANGTRITIS

Namanya Pantai Parangtritis, letaknya disebelah selatan kota Yogyakarta tepatnya di desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul kurang lebih 27 km dari pusat kota Yogyakarta. Nama desa parangtritis konon bermula dari satu kejadian pada masa Kerajaan Majapahit, diceritakan bahwa seseorang bernama Dipokusumo bertapa dikawasan ini, ketika sedang bertapa ditempat ini ia melihat air yang menetes (tumaritis) dari celah-celah batu karang (Parang) sehingga nama daerah tersebut dinamai Parangtritis yang berarti air yang menetes dari celah batu karang. Pantai parangtritis sendiri selain merupakan tempat rekreasi juga dikenal sebagai tempat Ziarah, ini dikarenakan orang jawa sangat memepercayai bahwa pantai tersebut merupakan tempat Kerajaan tempat dimana Nyai Roro Kidul berkuasa. Dan juga sebagai garis imajiner dengan Keraton Yogyakarta serta Gunung Merapi. Dan pada saat tertentu di Komplek Pantai ini diadakan acara labuhan dari pihak Keraton Yogyakarta. Dipantai ini dapat ditemukan gundukan-gundukan pasir yang tinggi (Gumuk) yang indah, juga ada pemandian air hangat yang dulunya kolam pemandian ini ditemukan oleh Sultan Hamengku Buwono VII dan diyakini mampu menyembuhkan beberapa penyakit, juga ada beberapa makam Syeh, kemudian bukit karang disebelah timur kawasan pantai ini, dari tempat inilah kita dapat menikmati sunset yang sangat indah dimana dapat dinikmati Mentari sore yang secara bertahap seolah ditelan oleh air laut dan dari bukit ini pula seluruh kawasan pantai dapat terlihat dengan jelas. Ditempat ini bagi para wisatawan yang ingin menikmati suasana malam di sekitar pantai ini banyak sekali penginapan-penginapan, bahkan ada satu hotel dengan taraf international yakni Queen of the South Hotel. Adapula disewakan ATV untuk menaklukan gundukan gundukan pasir(Gumuk) dengan tariff sewa bervariasi antara Rp. 50.000 s/d Rp. 100.000 setiap 30 menit. Bagi yang ingin menikmati sepanjang pantai tapi capek berjalan disediakan pula dokar/bendi yang ditarik kuda dengan tariff sewa Rp. 20.000 sekali putaran bolak-balik. Untuk yang ingin bersantap disepanjang pantai ini juga banyak sekali didirikan Warung makan dengan berbagai jenis makanan dan minuman, sering juga ada penjual keliling yang menawarkan masakan hasil laut antara lain peyek jingking (semacam kepiting tapi kecil-kecil yang digoreng pakai tepung). Pantai ini tergolong pantai yang paling ramai dan paling sering dikunjungi setiap kali berkunjung ke Yogyakarta. Pantai ini ini merupakan pantai yang landai, sehingga deburan ombaknya sangat nyaman dinikmati namun demikian berhati-hatilah sudah banyak korban yang terseret ombak karena tidak mengindahkan peringatan-peringatan oleh petugas setempat.


2. PANTAI KUWARU

Pantai banyak membujur di sebelah selatan yogyakarta, Sangat indah pantai pantai di kawasan Yogyakarta ini sebutlah yang paling terkenal mungkin Pantai Parangtritis, mungkin karena pantai ini kaya dengan legendanya yang luar biasa. Namun ada satu pantai yang cukup unik tidak seperti pantai-pantai yang dijumpai di pesisir selatan yakni Pantai dengan keindahananya dan teduh karena banyak pohon cemara udangnya. Pantai tersebut di namai Pantai Kuwaru. Lokasi Pantai Kuwaru terletak di sisi barat kota Bantul, tepatnya masuk wilayah Dusun Kuwaru, desa Poncosari, Kecamatan Srandakan Kabupaten Bantul. Jarak dari kota Yogyakarta sekitar 29 Km. Dari Kota Yogyakarta kea rah selatan menuju Kota Bantul sampai perempatan Palbapang ke barat sebelum Jembatan Srandakan belok keselatan. Saat ini sudah banyak petunjuk arah yang di pasang sehingga para pengunjung tidak kebingungan saat ingin menuju Pantai Kuwaru ini.  Dipantai ini juga dapat dijumpai banyak sekali warung makan yang menyajikan dengan menu beragam ada masakan hasil laut, dan lain-lain. Ada pula bermacam arena permainan; ada kolam renang, Motor ATV dengan harga sewa sekitar Rp. 25.000,- untuk 15 menit, kadang disisi paling timur banyak dijumpai orang memancing. Karena Pantai ini tergolong baru di promosikan kepada public penataannya jadi belum maksimal, tapi pada dasarnya Pantai ini menawarkan satu tempat wisata yang indah dengan suasana yang berbeda dari pantai yang biasa kita temukan.

3. PANTAI PANDASIMO

Pantai Pandasimo terletak disisi paling barat gugusan pantai di wilayah Kabupaten bantul dan berdekatan dengan muara sungai progo yang secara histories merupakan salah satu jalur penghubung antara Gunung merapi dengan Pantai selatan.  Secara Administrasi terletak di desa poncosari, kecamatan srandakan, kabupaten bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kurang lebih 20 km dari kota bantul ke arah barat daya. Rute yang ditempuh dari kota Bantul sama halnya dengan menuju ke pantai kuwaru ataupun pantai baru. Yakni dari kota bantul keselatan sesampainya di perempatan Palbapang belok kanan menuju arah srandakan sesampainya di bundaran Srandakan sebelum jembatan sungai progo belok kiri dan ikuti jalan tersebut hingga pertigaan belok kanan sampailah ke lokasi yang dituju.  Suasana mistis terasa karena pernah menjadi tempat tirakat, yang diresmikan sejak jaman Raja Kasultanan Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono  VIII bahkan dibangun satu padepokan yang dibangun dengan gaya bangunan khas bangunan jawa. Dan juga suasana tersebut semakin kentara saat malam malam hari khusus yakni malam juma’t kliwon yang sering menjadi hari keramat karena tidak jauh dari pantai pandansimo ini terdapat tempat ziarah yakni Pandan sari dan pandanpayung yang jaraknya tidak lebih dari 1 kilometer.
Pantai pandasimo merupakan pantai yang telah bertahun tahun memberi kehidupan, inspirasi dan ketentraman bagi penduduk sekitar pantai yang berlangsung secara turun temurun.  Masyrakat sekitar mempunyai mata pencaharian yang beragam sebagai nelayan , petani, pegawai maupun wiraswasta. Nama pandansimo sendiri diambil dari kata Pandan dan simo, pandan berarti pohon pandan dan simo berarti macan. Di Pandasimo ini juga masih menggelar aktivitas kebudayaan yang sering dilakukan yakni merti dusun, labuhan sedekah laut dan pentas seni budaya. Dan diarea ini sama seperti halnya pantai baru yang bersebelahan dipakai sebagai pembangkit tenaga listrik tenaga angin dengan memasang kincir angin. Namun untuk sementara hasil dari pembangkit tersebut diperuntukkan bagi penerangan dipantai saja namun kedepan akan dipakai untuk minimal seluruh wilayah kecamatan srandakan.

4. PANTAI PARANGKUSUMO
Pantai ini mempunyai satu tempat tersendiri bagi para pelaku spiritual, karena pantai dianggap sebagai pintu masuk ke istana ratu kidul, tempat ini juga sering digunakan sebagai labuhan alit dari Kraton Kasultanan Yogyakarta.







5. PANTAI DEPOK

Pantai ini mungkin merupakan tempat pertama kali yang menerapkan wisata kuliner sekaligus wisata alam. Pantai ini terletak tidak jauh dari Pantai Parangtritis kurang lebih 1,5 km kearah  barat secara administrative masih sama dengan Pantai Parangtritis yakni di Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Pantai ini merupakan surganya pecinta sea food, karena ikan yang dimasak masih merupakan ikan segar, didukung juga oleh warung warung yang menghadap kelaut sehingga dalam menikmati segal hidangan para pengunjung bisa langsung sekaligus menikmati keindahan deburan ombak pantai.



6. PANTAI SAMAS

Pantai samas terletak di Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Di pantai samas ini anda akan menapatkan hal yang menarik dan istimewa, selain keindahan alam pantai yang sangat luar biasa, bersama dengan angin yang kencang dan ombak yang deras, pantai ini merupakan rumah bagi penyu untuk bertelur dan singgah setelah berpetualang dilaut lepas, di pantai ini juga terdapat delta- delat sungai dan danau air tawar yang membentu telaga, yang selanjutnya itu semua dijadikan sebagai tempat untuk pengembangan ikan tawar dan udang , semua itu menjadikan pantai ini begitu menarik untuk dikunjungi dan bagi anak- anak semua ini bisa dijadikan sebagai pembelajaran yang menarik dan juga menyenangkan, selain itu bagi mahasiswa ini juga bisa dijadikan penelitian dan bahan skripsi untuk ujian.


7. PANTAI GOA CEMARA

Sebelum sampai ke tepi pantai hamparan pohon cemara dikanan kiri kita. Ditempat-tempat tersebut banyak di bangun warung, tempat-tempat pertemuan bahkan untuk acara outbond dan juga ada kolam untuk anak anak bermain. Penataan kawasan hampir sama dengan Pantai Kuwaru. Pantai ini dibuka sebagai tempat wisata kurang lebih pertengahan tahun 2010 oleh Bp. Bupati Bantul saat itu Bp. Idham Samawi. Pohon cemara ini tidak serta merta tumbuh sendiri namun memang dibudidayakan oleh warga sekitar dalam wadah kelompok tani. Fungsi utama dari pohon cemara tersebut pada mulanya merupakan sarana untuk menahan tiupan angin dari laut. Karena kencangnya tiupan angin dari laut yang mengandung asam tersebut para petani kesulitan dalam bercocok tanam maka pihak dinas Kehutanan memberikan bibit pohon cemara tersebut untuk ditanam diarea tersebut yang memang cocok dengan area berpasir.


8. PANTAI BARU

Secara penataan memang baru namun pengunjung ke pantai baru ini sudah ramai apalagi hari hari libur, dan menjadi tujuan wisata baik keluarga, anak-anak ataupun muda mudi.   Bahkan  Pantai ini akan dikembangkan sebagai Wisata Alam, wisata pendidikan berbasis teknologi yakni kincir angin sebagai pembangkit listrik, juga agrowisata, dan Perikanan dengan kolam sebanyak 10 kolam serta peternakan dengan 150 kandang dengan kelompok nelayan yang beranggotakan 96 orang.



Minggu, 10 Februari 2013

Wisata Pantai di Kab.Gunung Kidul

1. PANTAI WEDIOMBO


Pantai Wediombo merupakan pantai alami dengan panorama yang sangat indah, terletak di Desa Jepitu Kecamatan Girisubo sekitar 40 KM arah tenggara kota Wonosari. Pantai berbentuk teluk dan landai dengan hamparan pasir putih , dapat dilihat secara terbuka baik dari atas perbukitan maupun dari pesisir pantai, sehingga memungkinkan wisatawan untuk menikmati panorama sunset yang sempurna , selain itu juga udara pantainya yang sejuk menyegarkan dipercaya dapat membantu penyembuhan penyakit asma. Bagi Wisatawan yang hobi memnacing dapat dilakukan di tempat ini dimana pada saat tertentu banyak ikan Panjo yang muncul sepanjang pantai. 

Satu Tahun sekali di pantai digelar adat budaya ngalangi yaitu upacara prosesi menangkap ikan dengan cara menggunakan gawar yang terbuat dari akar pohon wawar yang menjalar sebagai jaring yang dipancangkan dari bukit Kedungdowok dan dihalau bersama-sama ke laut oleh masyarakat setempat. 
Dalam satu kawasan dengan pantai ini terdapat Pantai Gremeng, Pantai Jungwok dan Pulau Kalong ( sebuah pulau yang dihuni ribuan kalong) yang dapat dicapai dengan tracing sekitar 1,5 KM ke arah timur.

2. PANTAI NGRENEHAN


Terletak di Desa Kanigoro Kecamatan Saptosari kurang lebih 30 KM di sebelah selatan Kota Wonosari. para Wisatawan dapat menyaksikan aktivitas kegiatan nelayan dan menikmati ikan siap saji atau membawa ikan segar sebagai oleh - oleh . 

Masih dalam satu kawasan dengan Pantai Ngrenehan kurang lebih 1 KM di sebelah Barat terdapat Pantai Ngobaran dan Pantai Nguyahan. Setiap bulan purnama pada hari Nyepi di Pantai Ngobaran di laksanakan upacara Melasti.



3. PANTAI DRINI

Pantai Drini terletak di Desa Ngestirejo, Kecamatan Tanjungsari sekitar 1 KM ke arah Timur dari pantai Sepanjang. Keistimewaan pantai ini terdapat pulau karang yang tumbuh pohon Dirini dan konon kayunya dapat dipergunakan sebagai penangkal ular berbisa.






4. PANTAI SADENG

Pantai Sadeng terletak di Desa Songbanyu dan Desa Pucung Kecamatan Girisubo berjarak sekitar 46 KM dari Wonosari, terdapat Telaga Suling yaitu lembah yang diyakini dahulu sebagai muara sungai Bengawan Solo Purba. Pantai ini juga dikenal sebagai Pangkalan Pendaratan Ikan ( PPI ) yang bertaraf nasional dan merupakan penunjang pengembangan perikanan laut di Provinsi Yogyakarta. Wisataan dapat menikmati sajian masakan ikan laut atau membawa ikan laut segar sebagai oleh - oleh dengan harga yang terjangkau.

5. PANTAI BARON

Pantai Baron terletak di Desa Kemadang Kecamatan Tanjungsari sekitar 23 KM arah selatan Kota Wonosari, merupakan pantai pertama yang ditemui dari rangkaian kawasan Pantai Baron, Kukup, Sepanjang, Drini, Krakal dan Sundak. 
Di pantai ini juga terdapat sungai bawah tanah yang bisa digunakan untuk pemandian setelah bermain dilaut. Selain itu wisatawan juga dapat menikmati aneka ikan laut segar maupun siap saji, dengan harga terjangkau, termasuk menu khas Pantai Baron yaitu Sop kakap. Pada sisi sebelah timur dapat dicapai melalui jalan setapak yang meligkar terdapat bukit kapur, wisatawan bisa beristirahat di gardu pandang, sambil menghirup udara pantai yang menyegarkan. Kurang lebih 10 KM ke arah barat dari Pantai Baron tedapat Pantai Parang Racuk dengan bukitnya yang menjulang dan terjal, menantang keberanian untuk bertualang dan menikmati keindahan laut sekitar dengan leluasa dari atas bukit. 
Pada setiap bulan suro tahun baru jawa masyarakat nelayan setempat menyelenggarakan Upacara sedekah laut yang merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas panenan ikan yan melimpah dan keselamatan mencari ikan dilaut.

6. PANTAI SLILI/WATULAWANG &  
     PANTAI NGANDONG


Pantai Slili dan Ngandong merupakan dua pantai yang sangat berdekatan bahkan bisa dikatakan dua pantai yang menyatu, dan tak jauh dari situ kurang lebih 500 meter ke arah timur akan dijumpai Pantai Sundak. Pantai Slili atau sering orang menyebutnya "Watu Lawang" karena disana ada pulau kecil yang dibawahnya terdapat lorong yang menyerupai pintu. Sedangkan Pantai Ngandong juga memiliki keindahan tersendiri, selain suasana pantai yang masih alami, para wisatawan yang berkunjung kesana bisa melakukan aktivitas seperti memancing, ataupun tracking dari Pantai Slili ke Pantai Sundak, serta melihat petani dan nelayan yang mencari rumput laut disekitar pantai. Fasilitas yang tersedia antara lain : Tempat Pelelangan Ikan (TPI), cottage "Crab Resort" dengan bangunan yang khas dan asri, serta fasilitas mini off-road.


7. PANTAI KUKUP


Pantai Kukup merupakan pantai yang berpasir putih yang indah dan luas, terdapat aneka biota laut terutama ikan hias yang dijual oleh pedagang di pinggir pantai atau dipelihara di gedung aquarium laut yang terletak pada satu kawasan di Pantai Kukup. Di sini juga terdapat sebuah pulau karang kecil yang diatasnya terdapat gardu pandang untuk menikmati keindahan laut. Fasilitas yang ada diantaranya pendopo untuk pertemuan, pondok wisata, hotel melati, warung makan, dan kios untuk cenderamata, pedagang ikan hias, dan pedagang ikan siap saji. Masyarakat setempat juga melaksanakan upacara sedekah laut dalam waktu yang bersamaan dengan nelayan Pantai Baron.


8. PANTAI SEPANJANG


Pantai Sepanjang terletak 1 km sebelah timur Pantai Kukup. Merupakan pantai yang masih alami dan pantai konservasi yang pada waktu-waktu tertentu biasa sebagai tempat pendaratan penyu laut untuk bertelur.












9. PANTAI KRAKAL

Pantai Krakal merupakan pantai yang luas dan terpanjang diantara pantai-pantai yang lain, dan terletak 2 km sebelah timur Pantai Drini. Pasir putih yang membentang berkilauan di sepanjang pantai sangat cocok untuk menikmati udara laut sambil melakukan aktivitas olahraga, sambil menikmati keindahan laut dan mencari biota laut dengan membawa jaring kecil yang banyak dijual disana. Pada waktu-waktu tertentu ada suguhan atraksi wisata di panggung terbuka di pinggir pantai. Fasilitas : hotel melati, rumah makan.

10. PANTAI SUNDAK

Pantai Sundak merupakan pantai yang indah dan berpasir putih. Disepanjang pantai ditumbuhi pandan sehingga menambah kesejukan suasana pantai. Tak jauh dari pantai terdapat goa kecil yang didalamnya terdapat sumber air tawar yang biasa dipakai penduduk untuk mencukupi kebutuhan air minum. Selain pantainya sejuk, di pantai ini cocok untuk berkemah. Fasilitas yang ada : pendopo untuk pertemuan, panggung terbuka, areal bermain anak, tempat berkemah, dan tentu saja warung-warung makan.

11. PANTAI SIUNG


Pantai Siung terletak di Desa Purwodadi Kecamatan Tepus berjarak sekitar 35 km dari kota Wonosari, memiliki keindahan dan ciri kas tersendiri yaitu banyaknya bukit-bukit curam yang mengelilingi pantai dengan panorama yang indah.

Kondisi ini membuat pantai ini ideal untuk olahraga panjat tebing dan menurut penelitian di Pantai Siung ini terdapat 250 jalur pemanjatan, sehingga menjadikannya sebagai surga bagi climbers. Bahkan belum lama ini di Pantai Siung diselenggarakan Asian Climbing Gathering yang diikuti oleh 80 peserta dari 15 negara.
Fasilitas yang tersedia: bangunan untuk pertemuan, tempat pelelangan ikan, dan warung makan. Prasarana jalan yang cukup bagus dan mencapai bibir pantai.

12. PANTAI JUNGWOK


Pantai Jungwok berada di sebelah timur pantai Wediombo dan dapat ditempuh dengan jalan kaki dari Pantai Wediombo. Akses menuju Pantai Jungwok belum dibuka dan baru dapat ditempuh dengan jalan kaki. Perjalanan ini sungguh  menyenangkan bila anda menikmatinya  dan di sekitarnya dapat melihat pantai dari tebing. 

Pemandangan Pantai Jungwok  sangat indah. Pemandangan khas yang dapat dilihat adalah batu besar yang ada di tengah laut. Batu ini biasa disebut dengan watu topi. Watu topi biasa dapat dinaiki dan dapat digunakan untuk memancing oleh penduduk setempat dan beberapa pengunjung. 
Pantai Jungwok memiliki pantai yang indah dan luas. Pantai ini memiliki pasir putih dan perairan yang dangkal. Biota laut yang banyak terdapat di sini antara lain bintang laut, ikan hias, dan berbagai macam algae.  Di samping itu, juga terdapat berbagai jenis burung. Di sepanjang pantai ditumbuhi oleh tumbuhan pandan. Pantai Jungwok masih sangat alami dan jauh dari keramaian. 

13. PANTAI NGUSALAN

Termasuk dalam Kawasan Pantai Wediombo, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ngusalan, kata yang cukup sulit diucapkan oleh sebagian orang ternyata mempunyai makna tersendiri di pantai ini. Untuk sebagian penduduk di sekitar pantai ini, pantai Ngusalan ini mempunyai makna khusus yang  berarti  tempat hidupnya keong. Sungguh mengasyikan bila ada disini, bisa melihat banyaknya keong yang hidup di pantai Ngusalan ini. Selain keong terdapat juga binatang-binatang laut  lainnya seperti kerang, udang, lobster dan beberapa jenis ikan yanga ada.  
Tidak hanya itu saja, beberapa jenis algae seperti rumput laut mulai yang bisa di makan sampai yang tidak bisa di makan juga bisa temukan di pantai ini. Masih tak percaya?? Anda kesini saja, kami akan menunjukkan tempat indah ini.  Akan ada yang mengantarkan anda ketempat ini. 

14. PANTAI PULUTAN
Pantai Pulutan merupakan pantai di kawasan Wediombo yang sangat indah dan memiliki pasir putih yang sangat menawan. Keindahan panorama pantai ini dapat dinikmati sambil memancing ikan Panjau. Berbagai Jenis ikan khususnya ikan hias ini cukup banyak terdapat di kawasan pantai Pulutan. Kondisi Pantai Pulutan yang kecil dan terlindungi oleh dua buah bukit di samping kiri dan kanannya sangat menggugah hati untuk berjemur.
Selain itu pantai Pulutan ini biasanya dilewati oleh serombongan monyet. Monyet-monyet tersebut hidup liar di alam bebas. Mereka biasa tinggal di gua-gua yang ada. Puluhan monyet bertahan hidup  menggantungkan diri dengan persediaan makanan yang ada disekitarnya. Tak mengherankan bila kelak anda berkunjung di sini anda mungkin dapat bertemu langsung dengan monyet tersebut. Mungkin juga, dengan keberanian yang anda miliki mungkin anda bisa memberi makan secara langsung. Sungguh menyenangkan. Anda harus mencobanya.

15. PANTAI SEDAHAN
Pantai Sedahan seperti halnya pantai-pantai yang berada di sekitar kawasan Wediombo. Pantai ini juga memiliki panorama yang indah dan masih alami. Keindahan pantai ini diapit oleh dua buah tanjung yang tinggi sehingga seolah-olah diapit oleh dua buah gunung. Keindahan pantai kecil ini sangat disukai oleh wisatawan karena seakan-akan terpisah dari kehidupan luar. 
Keistimewaan dari Pantai Sedahan adalah sebagai tempat mendaratnya penyu untuk bertelur. Kejadian ini sangat digemari oleh wiatawan yang berminat. Beberapa jenis penyu langka masih ada disini. Pantai ini cukup luas sehingga tak ada salahnya anda bisa mengajak keluarga atau kerabat dekat anda untuk datang ke tempat ini. 

16. PANTAI SINDEN
Pantai Sinden mempunyai bentang alam yang luas dan dapat melihat berbagai panorama yang indah. Pantai Sinden dapat digunakan tempat pemancingan yang cukup banyak ikannya. Tempat pemancingan yang khas adalah yakni tanjung yang cocok untuk memancing. Di tempat ini anda dapat melihat secara jelas hamparan laut biru yang membentang luas. Kicauan burung camar putih bisa anda dengarkan langsung.
Selain itu, Panorama yang indah ditambah dengan adanya pulau Gelatik dapat ditempuh menggunakan jembatan tambang sederhana. Di pulau gelatik ini terdapat puluhan kelelawar-kelelawar yang hidup disini. Untuk mencapai pulau ini memerlukan sedikit usaha keras. Anda harus melewatinya dengan menggunakan tambang dan papan yang seadanya. Ini sangat cocok bagi anda yang suka dengan petualangan yang menegangkan.  

17. PANTAI WATU LUMBUNG
Pantai Watu Lumbung terletak agak jauh dari pantai Wediombo. Pantai ini berada di sebelah barat pantai Wediombo. Pantai Watu Lumbung adalah berupa tanjung dengan tebing yang curam sehingga  nampak seperti batu-batu besar yang berada di tengah laut. 
Pantai Watu Lumbung dapat dicapai dengan jalan kaki kira-kira selama satu jam dari pusat informasi wisata di Wediombo atau dengan bersepeda gunung. Menikmati keindahan dengan bersepeda gunung akan memberikan kesan yang istimewa bagi para pelancong. Jika anda berjalan kaki maka jangan khawatir, kelelahan akan terbayar dengan keindahan panorama pantai ini.
Panorama yang ada tidak kalah bila dibandingkan dengan Tanah Lot yang ada di Pulau Dewata saat masih alami. Jadi jangan lewatkan kesempatan langka ini untuk mengunjungi Tanah Lot Gunung Kidul ini. 

18. PANTAI TIMANG
Pantai Timang terletak di Gunung Kidul, Yogyakarta. Sekitar 3 jam perjalanan dari Yogyakarta. Pantai ini terletak diantara pantai siung dan pantai sundak Gunung Kidul, Yogyakarta. Lokasi yang relatif terpencil dan akses yang sulit, membuat namanya kurang dikenal warga sekitar. Akan tetapi jika sudah sampai, capek yang dirasa akan terbayar.Di sisi barat kita dapat melihat pantai dengan substrat berbatu terjal, sedangkan di sebelah timur dapat ditemui pantai berpasir seperti pantai di daerah pantai selatan pada umumnya.
Di sebelah selatan dapat kita lihat onggokan batu besar yang oleh masyarakat sekitar disebut watu panjang atau batu panjang. Ada pula tali yang menghubungkan batu tersebut dengan daratan, dilengkapi alat sederhana untuk menyeberang. Pantai ini sepertinya belum dikembangkan sebagai obyek wisata. Ini terlihat dari jalan yang menuju pantai Timang yang lumayan berat. Kami harus melewati jalan berbatu sejauh kurang lebih 3 Km. Namun, panorama pantai yang alami dapat dinikmati di sini.

19. PANTAI PULANG SYAWAL
Pantai Pulang Syawal terletak di kawasan pantai Sundak Kecamatan Tepus, tepatnya di sebelah timur Pantai Sundak.  Pantai berpasir putih yang menghampar dari timur hingga barat ini terbilang baru dan cukup indah.  Pantai ini hampir tidak pernah sepi pengunjung, baik dari luar kota maupun pengunjung lokal, bahkan turis mancanegara.
Di bagian barat dari pintu masuk pantai, terdapat gunungan batu karang yang cukup besar dan  elok. Dibalik batu karang tersebut terdapat pantai berpasir putih yang cukup luas.
Terkenal karena kelengkapan fasilitas yang disediakan. Antara lain penginapan, jetski, restoran, gazebo, pondok panggung dan lain-lain.

20. PANTAI POK TUNGGAL
Pantai Pok Tunggal ini terletak sekitar 2 km di sebelah timur Pantai Pulang Syawal. Pantai ini baru dibuka sekitar beberapa bulan yang lalu atas keinginan masyarakat sekitar, namun sulitnya akses menuju ke lokasi akan terbayar dengan keindahan Pantai Pok Tunggal ini, untuk fasilitas kamar mandi, tempat parkir, dan warung camilan telah tersedia.
Pantai ini mempunyai ciri khas yang unik yaitu pantai yang luas dan landai, ombak relatif tenang . Selain itu pantai ini mempunyai beberapa pohon yang sejuk untuk berteduh. Salah satunya pohon “Duras”.

21. PANTAI SANGLEN

Hampir semua pantai di Gunungkidul kini ramai oleh wisatawan, terutama pada hari libur. Pantai-pantai seperti Indrayanti, Baron, Drini, Sundak, Sepanjang, Krakal, dan Kukup sudah tidak asing ditelinga kita.
Namun, ada beberapa pantai yang masih menyimpan ketenangan dan pesona keindahan yang belum dijamah. Salah satunya pantai Sanglen yang terletak di antara Pantai Sepanjang dan pantai Watu Kodok.
Pantai ini tidak memiliki akses jalan untuk kendaraan. Untuk mencapainya, Anda harus memarkir kendaraan di Pantai Watu Kodok. Untuk mencapai Pantai Sanglen ada 2 rute dari Pantai Watu Kodok, yaitu mengelilingi karang-karang besar yang ada d ibibir pantai dan kedua adalah dengan berjaan kaki melewati persawahan dan rimbunnya tanaman liar.
Rute pertama cukup berbahaya, karena ombak yang besar dan karang-karangnya pun tidak beraturan. Oleh karena itu, jika ingin melewati rute ini disarankan tunggu sampai air laut surut pada pagi hari sebelum matahari muncul, atau pada sore hari.
Untuk rute kedua, bisa ditempuh sekitar 15 menit berjalan kaki mengitari bukit yang membelah pPntai Watu Kodok dan Pantai Sanglen. Ada pemandangan indah persawahan dan bukit-bukit di sini.
Ketika kami tiba di lokasi, benar-benar tidak ada orang lain selain kami. Tidak ada warung dan penginapan, atau pun penyewaan payung seperti kebanyakan pantai yang ada di wilayah selatan Gunungkidul.
Ciri dari pantai ini adalah ada sebuah gubug tua di tengah luasnya hamparan pasir putih yang sedikit curam. Biasanya digunakan oleh masyarakat setempat untuk menyimpan alat pancing, ketika mereka memancing di pantai ini. Dari kejauhan, hanya terlihat beberapa orang warga sekitar pantai sedang memancing. 
Ombak di pantai ini terlihat lebih besar dari pantai-pantai lain. Pemandangan yang ditawarkan tidak kalah dari pantai-pantai lain di Gunungkidul. Di sebelah kiri pantai, terdapat batu karang sangat besar mempercantik pantai ini.

22. PANTAI INDRAYANTI
Pantai Indrayanti juga merupakan salah satu keindahan pantai di jajaran Pantai Gunung Kidul Yogyakarta, Pantai ini terletak di Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul dan masih merupakan kawasan Pantai sundak. Nama pantai inipun sebetulnya hanya diambilkan dari nama pengelola pantai tersebut. Pada dasarnya pantai pantai yang berada di sepanjang Kabupaten Gunungkidul tidak terlalu jauh satu dengan yang lainnya dan terkenal dengan pasir putihnya, hanya saja proses terjadinya pantai pantai ini yang terbentuk ribuan tahun lalu terhalang oleh bebatuan karang yang sangat besar dan tinggi. Inilah exotic yang ditawarkan dari pantai satu dengan yang lainnya yakni dihiasi tebing-tebing karang yang menakjubkan. 
Penataan dan konsep modern dalam pantai ini jelas sekali terlihat peralatan atau sarana yang  disediakan, ada jet sky, bahkan pantai ini memberikan denda bagi siapa saja yang membuang sampah sembarang, jadi  biasakan membuang sampah pada tempatnya. Ini sangat berpengaruh terhadap kebersihan yang dapat kita nikmati di Pantai ini. Namun jangan berpikiran kalau penataan tersebut mengurangi keasrian pantai ini. Justeru dengan konsep konsep ini keasrian pantai ini semakin terlihat lebih indah. Akses ke pantai Indrayanti saat ini sudah bagus, jalan yang mulus memudahkan kita dalam berkendara namun anda dihimbau tetap berhati-hati karena keberadaan jalan di kawasan selatan daerah Kabupaten Gunung Kidul ini rata rata banyak kelokan, tanjakan dan turunan curam.  Fasilitas yang ditawrkan pengelola pantai ini juga adanya cottage yang dapat dipakai untuk bermalam, sehingga kita  bisa menikmati malam di tepi pantai. Cottage yang ditawarkan dengan tarif Rp. 300.000,- sampai dengan Rp. 650.000,- sudah fasilitas yang cukup memadai. Saat ini tersedia 7 cottage, dan melihat perkembangannya tidak mustahil tempat ini akan semakin ramai pengunjung. Yang paling menarik bagi para pengunjung mungkin disuguhkannya gamelan yang merupakan musik khas jawa di bagian restaurant ini. Dengan alunan musik in selain menikmati pesona pantai kita juga disuguhkan dengan sensasi makanmalam yang luar biasa indahnya.
Makanan yang ditawarkan di Restauran ini pun tidak terlampau mahal. Kisaran harga setiap porsinya adalah Rp. 10.000,- hingga Rp. 100.000,-. Menu makanan tidak hanya Seafood saja yang selama ini menjadi andalan beberapa pantai di wilayah ini, namun ada menu ayam goreng dan bakar , minuman ada es kelapa muda, ada es jeruk, dan lain sebagainya.

23. PANTAI SARANGAN

Pantai yang berada di Gugusan pantai selatan pulau jawa tepatnya berada di desa Ngestirejo, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul bersebelahan dengan Pantai Krakal.  Selama ini Pantai Krakal merupakan tujuan akhir paket rangkaian kunjungan ke pantai selatan Wonosari tersebut, yakni setelah pantai baron, pantai kukup baru kemudian Pantai krakal. Namun saat ini mungkin jadwal anda akan berubah untuk menyaksikan satu pantai dengan pesona yang tidak kalah dengan pantai lainnya. Pantai yang bersanding mesra dengan pantai krakal ini menawarkan satu bentuk pantai bagai teluk kecil yang melengkung dengan garis pantai yang relative pendek kurang lebih hanya sekitar 200 meter saja. Namun keindahan kanan kiri pantai yang berupa tebing sekaligus pembatas dengan pantai krakal sangatlah menakjubkan serta hamparan pasir putihnya dan gelombang yang tidak begitu besar dibanding Pantai Krakal ataupun Pantai Baron. Akan lebih istimewa jika kita menaiki bukit batu karang tersebut, Sejauh mata memandang akan terlihat keindahan  dan luasnya pantai krakal serta deretan pantai yang memanjang ke timur sampai pantai sadranan bahkan pantai sundak.
Untuk menuju tempat ini pun sangat mudah tinggal mengikuti arah ke pantai krakal maka anda akan menjumpai petunjuk yang mengarah ke pantai ini, sangat sayang jika dilewatkan keindahan pantai sarangan ini jika telah sampai di pantai krakal. Bahkan belum lama ini Pembangunan jembatan untuk menghubungkan pantai Krakal dengan Pantai Sarangan telah selesai dengan menggunakan dana PNPM-MP (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan tahun 2012 dan juga swadaya murni masyarakat Ngestirejo sendiri. Dengan pembangunan jembatan ini kiranya dapat mempermudah para wisatawan menikmati kawasan pantai baik pantai Sarangan maupun pantai Krakal.
Pantai ini memang tergolong baru dalam pengelolaan dibanding dengan banyak pantai yang ada di gunung kidul ini, namun keindahannya tidak akan kalah dari pantai pantai yang lain. Lengkapi koleksi kunjungan anda untuk melihat keindahan yang mempesona dari Gunung Kidul ini.

24. PANTAI SERUNI

Selain Pantai Baron dan Sundak, Gunungkidul di DI Yogyakarta masih punya pantai lain yang cantik, yaitu Pantai Seruni. Nama pantai yang dalam bahasa Yunani berarti emas ini memang memikat seperti emas. Pantai Seruni adalah pantai tersembunyi di sebelah tenggara Kota Yogyakarta. Dengan pemandangan pantai landai berpasir putih, inilah surga di Yogyakarta. Pantai Seruni berada di Kecamatan Tepus, Gunungkidul, kira-kira hanya 1 km di timur pantai Indrayanti dan Pok Tunggal, dan dapat tempuh sekitar 2 jam perjalanan. Nama Seruni berasal dari nama bunga Seruni atau Chrysanthemum (latin)/ Chrysous (Yunani) yang berarti emas. Sama seperti halnya menggali emas, perjalanan menuju "pantai emas" ini juga tidak mudah. Untuk menuju ke sana hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki atau perahu. Sebenarnya ada 2 akses menuju pantai emas ini, yaitu melalui bibir pantai atau lewat bukit. Namun, saat itu kami datang terlalu sore, sehingga air laut sudah mulai pasang, dan akan berbahaya kalau nekat menyusuri bibir pantai. Perjalanan melewati 4 bukit dan ladang memakan waktu sekitar 2 jam dalam kondisi gelap. Sesampainya di sana, kami mendirikan 2 tenda dan bermalam sambil menunggu sunrise keesokan hari. Kelelahan perjalanan semalam akhirnya terbayar dengan pemandangan pantai landai berpasir putih dan lembut. Di sebelah barat terlihat aktivitas nelayan sekitar yang menjemur rumput laut dan memperbaiki jaring ikan. Di atas tebing sebelah timur terdapat sumber air tawar yang mengalir tak habis-habisnya. Sebagian mengalir ke bawah menjadi air terjun kecil. Sumber air ini oleh warga setempat sudah dibuatkan bak penampungan dilengkapi dengan pipa pancuran, sehingga traveler tidak kesulitan untuk berbilas dan mencuci peralatan. Kebersihan pantai juga masih terjaga, walaupun ada sampah-sampah plastik yang terselip di semak-semak dan di sekitar sumber air.
Di perjalanan pulang, kami memilih menyusuri bibir pantai karena air laut belum pasang. Tapi berhati-hatilah karena Anda harus menunggu ombak surut saat melewati bibir kaki tebing. Selain karang yang licin, teman-teman yang bawa gadget juga tidak rela kalau tas mereka basah saat ombak datang. Indahnya biota laut, pemandangan tebing karang yang alami dan 2 jam susur pantai membuat kami lebih fresh buat memulai hari Senin.

25. PANTAI GREWENG, SEDAHAN, DADAPAN
Belum habis ternyata, pantai-pantai indah di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Di Wonosari ada 3 pantai tersembunyi, yaitu Greweng, Sedahan, dan Dadapan. 3 tempat ini bagai surga yang perawan di Gunungkidul. Tujuan perjalanan kali ini yaitu Pantai Greweng, Pantai Sedahan, dan Pantai Dadapan. 3 Lokasi pantai ini bertetanggaan dengan bukit yang lumayan tinggi. Selain itu, bukit tersebut juga menjadi batasnya. 3 Pantai ini, tempatnya sangat tenang, jauh dari keramaian, masih ada hewan liar yang berjalan-jalan. Menurut cerita, tempat ini pernah menjadi lokasi syuting acara petualangan di salah satu televisi nasional. Untuk mencapai 3 pantai tersebut, kita harus punya semangat ekstra karena jalanannya hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Sejauh kurang lebih 3 km dari parkiran Pantai Wediombo wisatawan akan melewati daerah pertanian penduduk dan bukit-bukit batu. Kemungkinan keluar atau tersasar dari jalur perjalanan pun sangat mungkin terjadi karena tidak ada papan penunjuk arah, serta kontur bukit satu dan yang lainnya mirip. Salah satu jurus agar tidak tersasar adalah bertanya ke penduduk lokal yang ramah.
Tiba di destinasi pertama, yaitu Pantai Greweng kita akan disuguhi hamparan pasir putih yang lumayan luas, seluas lapangan sepak bola dengan bukit yang membatasi di kedua sisi. Mungkin Anda tidak akan menjumpai orang lain selain diri Anda sendiri dan partner petualangan ketika sampai di Greweng. Di sekitar Greweng ada beberapa gua dan lokasi pertapaan. Dari Cerita penduduk setempat, jika ada yang bertapa dan menenangkan diri di sana niscaya permohonannya akan cepat terkabul. Namun, pastinya banyak godaan dan gangguan akan menghampiri orang yang bertapa.
Jika Anda suka kemping di tempat yang tenang dan jauh dari keramaian, Pantai Greweng adalah lokasi yang pas. Di sana ada sungai kecil dan sumber mata air tawar yang jaraknya lumayan jauh dari pantai. Setiap hari ada penduduk yang melewati pantai untuk berangkat atau pulang memancing dari pemancingan di atas karang. Jadi bagi yang ingin kemping di sana jangan mengkhawatirkan stok makanan. Setelah puas menikmati Pantai Greweng, di timurnya ada Pantai Sedahan yang tak kalah cantik karena masih alami. Hanya beberapa penduduk lokal yang memanfaatkan pantai untuk membudidayakan rumput laut. Sedangkan, untuk menuju Pantai Sedahan tenaga ekstra kembali dibutuhkan untuk menaiki bukit karang setinggi 40 meter. Para petualang diharapkan juga berhati-hati karena daerahnya berbatu dan terjal. Dari atas bukit, Pantai Sedahan akan terlihat kecil. Jika ingin keluar sejenak dari jalur, kita akan mendapatkan pemandangan yang menakjubkan juga dari tebing Sinden dan Pulau Glatik. Sedahan punya pantai pasir putih yang bersih dan teduh. Di balik bukit adalah tempat yang nyaman untuk beristirahat sambil menikmati ombak yang menabrak karang hingga menyembur tinggi. Bila Anda sudah puas di Sedahan, naik ke sebuah bukit lagi di sebelah timur. Kita akan mendapati satu pantai lagi, yakni Pantai Dadapan. Pantai Dadapan lebih kecil dari pantai-pantai sebelumnya. Di pasirnya, banyak kayu-kayu lapuk dan dedaunan yang mendarat dari laut. Dadapan masih begitu alami karena saat sore hari banyak kelomang (Pong-pongan) yang berjalan-jalan mencari makannya, buah palem laut.